Wednesday, 4 April 2012

Membuat Partisi Dengan Windows 7


Ketika anda baru saja membeli sebuah notebook baru, umumnya hanya memiliki sebuah partisi saja, yakni drive C. Lalu, gimana caranya jika Anda  ingin menambah partisi-nya? Biasanya partisi baru itu akan digunakan untuk menyimpan file data, sehingga terpisah dari file program. Tujuannya adalah ketika sistem operasi bermasalah dan harus si instal ulang, maka data-data Anda  tetap tersimpan dengan aman.

Untuk bisa melakukan partisi pada notebook tersebut, maka Anda  harus menginstal software tertentu, seperti misalnya Partition Magic, Paragon atau Acronis, dll.

Namun, apabila notebook Anda  menggunakan operating system Windows 7, Anda  tidak perlu menginstal program tambahan tersebut untuk melakukan partisi, cukup dengan menggunakan fitur Disk Management yang ada pada Computer Management

Beginilah caranya:

1. Buka Windows Explorer

2. Lalu klik kanan pada “Computer”, dan klik “Manager”

3. Akan muncul jendela Computer Management, kemudian pilih “Storage” dan klik “Disk Management”

4. Agar bisa menambah partisi, maka Anda  harus mengecilkan ukuran partisi Drive C terlebih dulu, baru buat partisi baru. klik kanan pada Drive C lalu klik “Shrink Volume”

5. Maka Disk Management akan melakukan query atas Drive C. Proses ini memerlukan beberapa saat, tergantung dari kapasitas drive C

Tuesday, 3 April 2012

Deteksi Virus Dengan Flash Disk

Penggunaan flash disk sudah menjadi hal yang biasa saat ini. Penggunaan flash disk yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komputer kita terinfeksi virus yang berasal dari komputer lain. Tahukah anda bahwa virus komputer juga bisa juga di deteksi lewat flash disk dengan menggunakan software antivirus portable.

Anda dapat menjalankan antivirus yang telah disimpan di flash disk meskipun software antivirus tersebut tidak ter-install pada komputer tersebut.

Ada beberapa aplikasi antivirus yang bisa dijalankan melalui flash disk, seperti misalnya: AntivirX, ClamWin yang bisa anda download di www.clamwin.com.

Setelah download dan disimpan pada flash disk, anda perlu membuat sebuah file yang akan menjalankan software antivirus pada flash disk tersebut secara otomatis ketika flash disk di colokkan ke komputer.

Untuk itu, silahkan buka program notepad dan ketikkan baris-baris perintah sebagai berikut:

[autorun]

Monday, 2 April 2012

ESET Smart Security Antivirus

ESET Antivirus memiliki manajemen memory dan prosesor yang terencana. Pemakaian memory dan prosesor sangat kecil, sehingga membuat komputer bebas dari beban atau menjadi berat karenanya. Begitu ringannya, ESET Antivirus, sehingga membuat komputer Anda selalu bekerja secara optimum.

Dengan ESET Antivirus NOD32 atau ESET Smart Security, maka Anda bebas membuka file apa saja dalam hitungan detik. ESET NOD32 Antivirus sebagai salah satu anti virus yang mampu memberi perlindungan terhadap komputer Anda dengan cepat, efektif dan mudah.

Kualitas Deteksi Konsisten
Retrospective Test adalah test dimana sebuah antivirus dibiarkan tidak terupdate selama baberapa hari / minggu, kemudian diberikan virus baru dan kemudian dilihat apakah antivirus tersebut sanggup menditeksi virus baru tersebut.